catatan secangkir kopi’ Mahar sebuah koalisi”

Makassar Politik

Hari ini saya kaget dan dihebohkan melihat berita disalah satu stasiun TV nasional  pernyataan seorang petinggi partai Demokrat, dan juga mengutip dari detik.com dimana PAN dan PKS diserang isu tak sedap mendapat setoran dana Rp 500 miliar terkait pencalonan presiden/wakil presiden. Tuduhan tersebut disampaikan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief.

Andi menyampaikan tudingan ini karena merasa jengkel atas sikap Ketum Gerindra Prabowo yang cenderung memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres. Andi menambahkan, Sandi sanggup menyetor Rp 500 miliar ke PAN dan PKS demi memuluskan rencana tersebut. “Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres,” ujar Andi kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).

Seperti diketahui UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu sudah melarang segala bentuk pemberian imbalan terkait pencalonan presiden/wakil presiden. Jika terbukti, parpol itu tak boleh mengusung capres/cawapres di periode berikutnya, benar atau tidak akan butuh pembuktian selanjutnya, dan saling bantah pun terjadi, mungkin itu sebuah cerita nilai transaksional untuk sebuh mahar politik, dan boleh dikata dan menjadi rahasia umum, praktek nilai uang selalu ada, karena dengan uang semua kegiatan dijalankan. ” uang bukan segala galanya, tetapi dengan uang bisa menjadikan segalanya” dan sangat disayangkan sebuah koalisi ribut dan terjadi pertentangan disebabkan oleh nilai nominal, dan itulah ketidaksiapan dalam menentukan bakal calon pasangan, dan masyarakat menunggu batas akhir pendftaran capres dan cawapres calon dan harapan rakyat Indonesia. dan issu ini bisa  melemahkan / menguatkan pasangan calon, dan akan ada opini pencitraan . Pilpres sudah didepan mata.,  setiap masyarakat / rakyat indonesia telah punya pilihan dan rencana untuk memilih siapa calon presidennya, yang akan memipin rakyat Indonesia, media media ( cetak, TV dan online ) membuka wawasan masyarakat dalam mengambil kesimpulan untuk pilihan masing masing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *