Fee DAK Diknas Instruksi Bupati Sidrap

Makassar Nasional
MAKASSAR –:Sidang pemeriksaan dua terdakwa Neldayanti dan Ahmad atas kasus Operasi tangkap tangan (OTT) dugaan korupsi Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sidrap digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar secara Virtual, Selasa (17/11/2020).
Dari keterangan terdakwa Ahmad menyebutkan bahwa inisiatif penarikan fee pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari seluruh kepala sekolah di lingkup Dinas Pendidikan kabupaten Sidrap adalah perintah langsung Bupati Sidrap,
“Pada tanggal 27/11/19, Saya dipanggil mendengarkan langsung di Rumah jabatan bersama kepala Dinas (Syahrul Syam) bertemu Bupati, bahwa teknis pelaksanaan pemotongan fee itu diserahkan ke pak syahrul dan kepala sekolah yang tidak menyetor dilaporkan ke kami untuk diberikan sanksi mutasi atau pencopotan. Sehingga melalui pak Syahrul mengakomodir kemauan Bupati dengan menghubungi saudara muslimin untuk disampaikan kepada kepala sekolah.” beber Ahmad
Lebih lanjut Ahmad menuturkan bahwa penerimaan fee yang terkumpul tersebut dipercayakan kepada Neldayanti yang kemudian di storkan ke Bupati Sidrap
“Ada untuk pembayaran emas istri bupati, pembayaran tanah anak bupati dan rangka baja.” tambahnya.
Jaksa Penuntut Umum (PJU) menjelaskan bahwa sidang ini berguli tahun 2020 terhadap kejadian 2019 dengan menghadirkan hampir 50 saksi, berasal dari pihak Dinas pendidikan dan kepolisian,
“Kita Sidang ada tiga terdakwa Syahrul Neldayanti dan Ahmad, sejauh ini prosesnya lancar lancar saja. Kami bekerja sesuai arahan pimpinan untuk tegak lurus dan tidak bertendensi ke pihak manapun.” ucapnya.
Sebelumnya, kasus ini mulai bergulir tahun 2019 dari hasil operasi tangkap tangan Polda Sulsel. Polisi berhasil mengamankan uang sebesar Rp250 juta dari Kadisdik Pendidikan Syahrul. Dibuktikan selembar slip setoran tunai Bank BNI Cabang Pembantu Sidrap senilai Rp250 juta.
Uang tersebut diduga merupakan hasil pungutan liar dari 62 Kepala Sekolah Tingkat Sekolah Dasar dan 19 Kepala Sekolah tingkat SMP di Sidrap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *